DIRBINDOKTRAKOR PUSKOMLEKAD PIMPIN PRA UN 1 VALIDASI ORGAS YONKOMLEK PUSKOMLEKAD

DIRBINDOKTRAKOR PUSKOMLEKAD PIMPIN PRA UN 1 VALIDASI ORGAS YONKOMLEK PUSKOMLEKAD

Jakarta – Direktur Pembinaan Doktrin, Tradisi dan Korps (Dirbindoktrakor) Puskomlekad Kolonel Cke Anton Prasetia, S.Sos., memimpin Pra Uji Naskah (UN) 1 Validasi Organisasi Batalyon Perhubungan (Yonhub) menjadi Batalyon Komunikasi dan Elektronika (Yonkomlek) Puskomlekad di ruang rapat Puskomlekad Jakarta Barat, Kamis (16/4/2026).

Rapat Pra UN 1 Validasi Organisasi ini dihadiri oleh para Pejabat Utama Puskomlekad, perwakilan Sdirdik Kodiklatad dan Srenad yang dilaksanakan secara tatap muka dan Daring.

Pimpinan rapat Kolonel Cke Anton Prasetia dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan lingkungan strategis yang dinamis serta perubahan dimensi perang ke arah multidomain menuntut peran komunikasi dan elektronika yang semakin vital dalam mendukung operasi militer. Pemanfaatan teknologi informasi, sistem jaringan serta integrasi sistem komando dan pengendalian menjadi kunci utama dalam pelaksanaan operasi modern.

Menurutnya, Validasi Orgas Yonhub menjadi Yonkomlek merupakan langkah konkret untuk menjawab kompleksitas tugas di bidang komunikasi data, komunikasi satelit serta sistem komando dan pengendalian yang di dalamnya juga terdapat penyesuaian pada struktur organisasi, tugas pokok serta kemampuan satuan dalam mendukung tugas Puskomlekad agar lebih optimal.

Untuk itu, kegiatan Pra UN I ini diharapkan dapat menyempurnakan konsep yang ada dengan peran aktif seluruh peserta untuk memberikan saran dan masukan sehingga diperoleh hasil yang optimal dan siap digunakan pada pelaksanaan UN I ke depan.

Rapat validasi organisasi dilanjutkan dengan paparan Danyonkomlek Puskomlekad Letnan Kolonel Cke Fabianus Dewanto Winantyo yang memaparkan tentang perubahan organisasi Yonhub menjadi Yonkomlek Puskomlekad.

Dalam paparannya, Danyonkomlek menjelaskan tentang perkembangan lingkungan strategis baik di tingkat global, regional dan nasional khususnya di bidang komunikasi dan elektronika mengalami perubahan yang sangat signifikan terutama penggunaan Pernika dalam melumpuhkan radar sistem pertahanan, integrasi sistem K4SIPP dan pemanfaatan komunikasi satelit dan perangkat anti drone untuk menjamin sterilisasi keamanan pada operasi VVIP.

Selain itu, Danyonkomlek juga mengungkapkan alasan validasi organisasi harus dilakukan mengingat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta modernisasi Alutsista dihadapkan dengan organisasi militer modern termasuk perubahan tugas pokok Puskomlekad.

Adapun tugas pokok Yonkomlek yang diajukan ke depan yakni menyelenggarakan kegiatan Komlek, Pernika, Siskodal, Matindralek dan Konbekharstal dalam rangka mendukung tugas pokok Puskomlekad.

Selain perubahan tugas pokok, ada beberapa perubahan yang disarankan dalam validasi organisasi ini antara lain fungsi organik militer, perubahan dan penambahan jumlah Kompi dengan beban tugas dan kemampuan masing-masing Kompi sesuai dengan tuntutan tugas ke depan yang semakin kompleks, digital dan modern.

Usai menyampaikan paparan, acara dilanjutkan dengan saran, tanggapan dan tanya jawab untuk penyempurnaan UN 1 sebagai acuan perbaikan ke depan.