DIRBINPERNIKA PAPARKAN KONSEP OPERASI PERNIKA TNI AD

DIRBINPERNIKA PAPARKAN KONSEP OPERASI PERNIKA TNI AD

Jakarta - Direktur Pembinaan Perang Elektronika (Dirbinpernika) Puskomlekad Kolonel Cke Moch. Arfah Ashari, S.Sos., M.Si., menyampaikan paparan tentang operasi perang elektronika (Pernika) TNI Angkatan Darat kepada Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., di Officer Club Puskomlekad Kelurahan Tomang Jakarta Barat, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapuskomlekad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos, M.Tr.(Han)., M.Kom., bersama para Pejabat Utama Puskomlekad dan Dan/Ka satuan jajaran Puskomlekad melalui Daring.

Kapuskomlekad dalam sambutan singkatnya menyampaikan bahwa perang modern selalu mengedepankan operasi Pernika dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik dan perangkat elektronik lainnya untuk mendeteksi, menganalisis dan menetralisir ancaman untuk mencapai kemenangan dalam pertempuran.

Dalam pertempuran, operasi Pernika sebagai urat nadi dan pelipat ganda sekaligus melindungi pasukan sendiri dari serangan Pernika lawan atau musuh.

Dalam pertempuran darat terdapat enam elemen tempur yang harus dimiliki dan dikuasi oleh pasukan, salah satunya elemen sistem komando kendali dan informasi (Siskodalinfo) sebagai ruh dalam pertempuran.

"Karena pentingnya konsep operasi Pernika ini, maka melalui pertemuan kita bisa disempurnakan sehingga nantinya bisa di demonstrasikan di depan Kasad," ujarnya.

Untuk itu, ia berharap agar dalam konsep operasi Pernika ini mengadopsi perkembangan teknologi Pernika terkini sehingga alat Pernika terus ter-update sesuai dengan perkembangan teknologi kekinian.

Selain itu, Kapuskomlekad juga menyampaikan ke depan perang Pernika ini akan diajarkan kepada satuan-satuan tempur sekaligus untuk mensosialisasikan pentingnya Pernika sebagai bantuan tempur dalam pertempuran.

Usai memberikan sambutan, acara dilanjutkan paparan operasi Pernika TNI AD oleh Dirbinpernika Puskomlekad yang menjelaskan secara gamblang terkait dengan operasi Pernika yang akan digelar baik dalam operasi militer untuk tempur (OMP) maupun operasi militer selain tempur (OMSP) yang dilihat dari eskalasi ancaman dan spektrum konflik di lapangan.

Dirbinpernika juga menjelaskan terkait dengan oraganisasi baik dalam operasi Pernika mandiri, operasi Pernika dalam operasi lawan dan operasi Pernika dalam operasi pengamanan melibatkan dukungan personel dan material alat Pernika sesuai kebutuhan dihadapkan dengan tingkat ancaman.

Sedangkan tujuan dan sasaran operasi Pernika TNI AD yakni operasi dukungan Pernika kepada pasukan sendiri, serangan Pernika terhadap Pernika lawan dan perlindungan terhadap Pernika sendiri.

Acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi untuk perbaikan dan penyempurnaan konsep operasi Pernika TNI AD ke depan.