KAPUSKOMLEKAD BUKA DIKCABPA KOMLEK ABIT DIKTUKPA TNI AD GELOMBANG I 2026
Cimahi - Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., hari ini resmi membuka Pendidikan Kecabangan Perwira Komunikasi dan Elektronika (Dikcabpa Komlek) abituren Diktukpa TNI AD Gelombang I Tahun 2026 di Gedung Caraka Pusdikkomlek Puskomlekad Kota Cimahi Jawa Barat, Jumat (8/5).
Upacara pembukaan yang diikuti oleh 41 orang Perwira Siswa terdiri 3 personel Kowad dan 38 personel Putra dihadiri oleh Wakapuskomlekad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos., M.Tr.(Han)., M.Kom., Dirbincab dan Dirbindiklat Puskomlekad, Danpusdikkomlek Puskomlekad, perwakilan Dirbindiklatad, PJU Pusdikkomlek beserta para pembina dan Gumil jajaran Pusdikkomlek.
Kapuskomlekad dalam amanatnya menjelaskan tentang perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan yang ditandai dengan kemajuan internet, perangkat seluler dan media sosial memungkinkan komunikasi dan akses informasi tanpa batas, lebih cepat dan luas.
Revolusi teknologi informasi, komunikasi dan elektronika pada abad ini telah menghadirkan Artificial Inteligence (AI/kecerdasan buatan) sebagai salah satu inovasi yang mengubah sejarah peradaban manusia. Kecerdasan buatan sudah banyak digunakan baik dalam dunia bisnis, kesehatan, pendidikan, namun juga sudah memasuki domain militer.
Menurutnya, kecerdasan buatan dalam beberapa operasi militer kontemporer sudah digunakan secara nyata terutama dalam perang siber, penggunaan drone dalam menavigasi penggunaan elektronic warfare (peperangan elektronika) dan beberapa penggunaan lainnya yang membuktikan keunggulan taktis dan strategis bagi pasukan yang menggunakannya terutama terhadap situasi yang memerlukan respon cepat terhadap perkembangan ancaman.
Perkembangan ini berpotensi mengganggu dan mengancam kedaulatan dan keutuhan bangsa dan negara, sehingga menuntut warga Korps Komlekad untuk meningkatkan kemampuan Pernika secara maksimal, dan mendayagunakan K4SIPP guna memperbesar daya tempur pasukan sendiri dan memperlemah daya tempur pasukan musuh.
Untuk menjawab tantangan tugas tersebut, diperlukan transformasi teknologi terbarukan dengan mengembangkan kreativitas dan inovasi serta pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki serta didukung oleh SDM prajurit yang mampu beradaptasi dan menjawab tantangan tugas ke depan yang serba digital, modern dan kompleks.
Selain itu, Puskomlekad juga saat ini sedang fokus untuk membangun grand design K4SIPP dan K4S Pernika serta postur prajurit teknologi yang profesional unggul dan berkarakter sejalan dengan dengan perubahan peran dan fungsi Komlek TNI Angkatan Darat ke depan.
Pada kesempatan tersebut, Alumnus Akmil 1993 itu juga menyinggung tentang perang di masa yang akan datang lebih cenderung berupa Network Centric Warfare (NCW) yaitu konsep peperangan modern yang memanfaatkan jaringan dan gelombang elektromagnetik untuk meningkatkan efektivitas operasi pertempuran melalui integrasi sensor, komando dan kendali serta sistem persenjataan secara cepat, tepat dan real time.
Kapuskomlekad juga menginstruksikan kepada Danpusdikkomlek dan civitas akademika untuk memberikan pembekalan ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang Komlekad agar mampu menjadi seorang Dantonkom yang handal, unggul dan berkarakter yang dapat menjawab dinamika tugas di medan sebenarnya.
"Tempa diri kalian agar dapat menjadi agent of change dan center of excellence yang mampu menjalani perannya sebagai penggerak perubahan, pemberi solusi, mediator serta penghubung disatuan nantinya," tutupnya.
Usai memimpin upacara pembukaan, Kapuskomlekad bersama rombongan didampingi Danpusdikkomlek meninjau demonstrasi dan uji coba radio HF dan portable interconnect system di lapangan Chigra Pusdikkomlek Puskomlekad.

