BERIKAN PEMBEKALAN KAPUSKOMLEKAD TEKANKAN UNTUK BERBUAT BERKARYA DAN LEGACY KEPADA PASIS DIKLAPA 2026
Jakarta – Dalam hitungan hari, sebanyak 21 Perwira Siswa Pendidikan Lanjutan Perwira Komunikasi dan Elektronika (Diklapa Komlek) gelombang I tahun 2026 akan menyelesaikan pendidikannya di Pusdikkomlek Puskomlekad.
Berkenaan dengan itu, Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., didampingi Wakapuskomlekad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos., M.Tr.(Han)., M.Kom., memberikan pembekalan secara Daring kepada para siswa sebelum memasuki satuan baru.
Dalam arahannya, Kapuskomlekad menyampaikan bahwa setelah selesai melaksanakan pendidikan, para Perwira akan menduduki jabatan golongan VI dan menjadi garda terdepan Puskomlekad di satuan baru yang harus berpikir kreatif, inovatif dan menjadi solusi dalam menjawab tantangan tugas ke depan yang serba modern, kompleks dan dinamis.
Untuk itu, ia menekankan kepada siswanya untuk berbuat terbaik di satuan dengan meninggalkan legacy (warisan) dari hasil karya nyata dan inovasi yang bermanfaat bagi satuan dan generasi penerus Komlek di masa mendatang.
Lebih lanjut, Kapuskomlekad menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki hati yang bersih dan energi positif, mampu berbuat sesuatu yang lebih besar dari dirinya sebagaimana adegium klasik “Ad Maiora Notus Sum/We Are Born For A Greater Things” yang berarti aku dilahirkan untuk hal-hal yang lebih besar.
Adegium itu menunjukan bahwa hidup bukan hanya untuk sekedar bertahan, namun untuk menata kembali nalar berpikir, memahami kebenaran dan mewujudkan potensi yang ada dalam diri masing-masing, sehingga mampu berperan sebagai guru, sahabat maupun orang tua dan keluarga untuk membangun satuan Komlek yang solid, profesional dan adaptif.
Alumnus Akmil 1993 itu juga mengajak seluruh Perwira Siswa untuk terus membesarkan Korps Komlek dengan mengikuti perubahan dan perkembangan teknologi informasi, komunikasi dan elektronika kekinian. Hal dapat diwujudkan dengan membangun kebanggaan dan kecintaan terhadap korps sehingga akan tergerak hati dan pikiran untuk berbuat terbaik, berkarya dan meninggalkan legacy untuk satuan.
“Ingat, hidup adalah tentang manfaat, kepedulian dan karya yang dijalankan melalui pengorbanan dan perjuangan. Perjuangan adalah berbuat yang terbaik untuk TNI AD dan pengorbanan adalah menyerahkan ruang, waktu, tenaga dan pikiran bahkan nyawa sekalipun untuk kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Kapuskomlekad, Dirbindiklat dan Dirbincab Puskomlekad dan secara Daring hadir Danpusdikkomlek beserta Katim Gumil dan para Kadep Pusdikkomlek Puskomlekad.
