KAPUSKOMLEKAD TUTUP DIKMATA TNI AD GELOMBANG I TAHUN 2026   600 SISWA KOMLEKAD RESMI SANDANG PANGKAT PRADA

KAPUSKOMLEKAD TUTUP DIKMATA TNI AD GELOMBANG I TAHUN 2026 600 SISWA KOMLEKAD RESMI SANDANG PANGKAT PRADA

Cimahi – Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Komunikasi dan Elektronika (Dikmata Komlek) TNI AD Gelombang I tahun 2026 sekaligus melantik 600 Siswa Tamtama Komlek TNI AD menjadi prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).

Upacara penutupan yang diselenggarakan di lapangan Nirbhaya Pusdikkomlek Puskomlekad Kota Cimahi, Jumat (22/5) ini dihadiri oleh Wakapuskomlekad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos., M.Tr.(Han)., M.Kom., para Dirbin Puskomlekad, Komandan Pusdikkomlek Kolonel Cke M. Anom Kartika, S.I.P., para PJU Pusdikkomlek beserta para pembina.

Usai pemasangan pangkat Prajurit Dua (Prada) kepada perwakilan dan pengambilan sumpah kepada seluruh prajurit Tamtama yang mengikuti upacara pelantikan, Kepala Staf angkatan darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam amanatnya yang di bacakan oleh Kapuskomlekad selaku Inspektur Upacara mengucapkan selamat kepada 17.702 mantan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan dilantik menjadi prajurit TNI AD berpangkat Prada.

Keberhasilan menyelesaiakan pendidikan menjadi Prajurit Dua sebagai tanda perubahan status sosial dari masyarakat sipil ke militer merupakan tonggak awal perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kasad juga menjelaskan bahwa pendidikan intensif selama dua bulan telah menempa para mantan siswa dengan berbagai materi baik teori maupun praktik keterampilan militer yang berdimensi tantangan fisik, mental, moral dan disiplin keprajuritan yang dapat membentuk cara berpikir, cara bersikap dan cara bertindak sesuai dengan jati diri prajurit TNI AD.

“Ciri khas jati diri prajurit tercermin dari kemampuan militer dasar termasuk bela diri, menembak, renang dan taktik pertempuran, serta karakter kepribadian yang tangguh, ulet, pantang menyerah dan profesional berlandaskan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI,” bebernya.

Kasad juga menyampaikan bahwa kehadiran prajurit-prajurit muda di satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) merupakan jawaban atas dinamika zaman yang diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung dalam menghadapi tantangan multidimensional bangsa.

Satuan YTP diharapkan akan diperkuat oleh para prajurit handal, yang tidak hanya siap bertempur, namun juga mampu hadir membantu rakyat, mendukung pembangunan serta memperkuat ketahanan wilayah.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga mengingatkan bahwa momen pelantikan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dar pengabdian. Pelihara kehormatan diri, jaga nama baik satuan dan buktikan bahwa kalian layak menjadi bagian dari kekuatan utama TNI AD.

Ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan kepada jajaran penyelenggara pendidikan, para pelatih, pengasuh, tenaga pendidik atas pelaksanaan penyelenggaraan Dikmata yang berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Upacara penutupan diakhiri dengan demonstrasi tari sajojo dan tari saman, demonstrasi taktik pertempuran, bela diri dan defile yang dimainkan oleh mantan siswa Dikmata Komlek TNI AD Gelombang I TA 2026.