KAPUSKOMLEKAD TUTUP DIKSARCAB KOMLEK ABITUREN DIKMAPA PK TNI REGULER DAN ABITUREN ATLET SEA GAMES TA 2026
Cimahi – Kepala Pusat Komunikasi dan Elektronika TNI Angkatan Darat Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., mengucapkan selamat kepada 13 orang Perwira Pertama Abituren Dikmapa PK TNI Reguler dan Abituren Atlet Sea Games TA 2026 yang telah menyelesaikan Pendidikan Kecabangan Perwira Komunikasi dan Elektronika Angkatan Darat (Dikcabpa Komlek) di Pusdikkomlek Puskomlekad.
Demikian disampaikan Kapuskomlekad mengawali amanatnya pada upacara penutupan Dikcabpa Komlek Abituren Dikmapa PK TNI Reguler dan Abituren Atlet Sea Games TA 2026 di Gedung Caraka Pusdikkomlek Puskomlekad Kota Cimahi Jawa Barat, Kamis (21/5/2026).
Upacara penutupan Dikcabpa Komlek dihadiri Wakapuskomlekad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos., M.Tr.(Han)., M.Kom., para Dirbin Puskomlekad, Komandan Pusdikkomlek Kolonel Cke M. Anom Kartika, S.I.P., para PJU Pusdikkomlek beserta para pembina.
Selanjutnya, Kapuskomlekad menjelaskan tentang perkembangan dan pemanfaatan Artificial Inteligence (AI/kecerdasan buatan) yang pesat dalam berbagai hal seperti bisnis, kesehatan, pendidikan dan produktivitas lainnya termasuk sudah memasuki domain militer.
Kecerdasan buatan banyak digunakan dalam beberapa operasi militer kontemporer dan modern, seperti pada perang Rusia melawan Ukraina, Iran dengan Israel dan Amerika Serikat terutama perang siber, pemanfaatan drone untuk mendeteksi dan menavigasi penggunaan eletronic warfare (Pernika) dan penguasaan ruang spektrum elektromagnetik.
“Semua itu membuktikan keunggulan taktis dan strategis bagi pasukan yang menguasasi teknologi informasi, komunikasi dan elektronika,” ujarnya.
Lebih jauh, Alumnus Akmil 1993 itu menjelaskan bahwa kebutuhan akan sistem digital tidak dapat dihindari, baik untuk sektor publik maupun swasta termasuk militer. Hal ini erat kaitannya dengan perkembangan dan dinamika lingkungan strategis global yang ditandai oleh lompatan tehnologi digital secara eksponensial, integrasi teknologi informasi, serta hadirnya ancaman yang semakin kompleks dan dinamis.
Ancaman perang modern kini bergerak melampaui batas teritorial fisik, menjangkau dimensi siber, informasi, ruang, hingga spektrum elektromagnetik. Karakter peperangan yang multidomain menuntut kemampuan yang terintegrasi, cepat, tepat dan real-time, serta berbasis teknologi tinggi.
Kondisi ini, sambungnya, menuntut Prajurit Korps Komlekad untuk terus berbenah diri dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta kemampuan dalam Pernika dan kemampuan untuk mengintegrasikan unsur-unsur dalam Komando, Kendali, Komunikasi, Komputerisasi, Siber, Informasi, Pengamatan dan Pengintaian (K4SIPP) dalam rangka meningkatkan efektivitas komando dan pengendalian, serta memperbesar daya tempur pasukan sendiri dan memperlemah daya tempur musuh.
Menurutnya, seorang Perwira Komlek yang handal memiliki peran sangat penting dan strategis dalam menjawab tantangan tugas ke depan terutama untuk mengamankan sistem komunikasi, jaringan, sensor elektronik, perangkat pengamanan informasi, hingga sistem kendali berbasis digital yang merupakan infrastruktur kunci bagi efektivitas komando dan kendali (Kodal), pengumpulan informasi, dan percepatan pengambilan keputusan oleh pimpinan di satuan.
Untuk itu, ia meminta untuk mengimplementasikan berbagai macam materi yang sudah diperoleh selama d lembaga pendidikan dalam pelaksanaan tugas di satuan. Tanamkan dalam diri masing-masing semangat untuk mengembangkan potensi diri dengan belajar dan meningkatkan pemahaman serta kreatif dan inovatif dalam mengemban tugas di satuan.
“Jadilah seorang pemimpin yang menjadi center of gravity yang dekat dan berada ditengah-tengah anggota,” harapnya.
Mengakhiri amanatnya, Kapuskomlekad memberikan apresiasi kepada Danpusdikkomlek beserta seluruh civitas akademika yang telah bekerja keras dalam mendidik dan melatih serta mencetak Perwira Siswa menjadi Perwira Komlekad kebanggaan bersama.

