BERIKAN PENGARAHAN KEPADA KAKOMLEK KOTAMA KAPUSKOMLEKAD TEKANKAN TRANSFORMASI SISKOMLEK TNI AD MENUJU OPERASI MULTI DOMAIN

BERIKAN PENGARAHAN KEPADA KAKOMLEK KOTAMA KAPUSKOMLEKAD TEKANKAN TRANSFORMASI SISKOMLEK TNI AD MENUJU OPERASI MULTI DOMAIN

Jakarta – Kepala Pusat Komunikasi dan Elektronika Angkatan Darat (Kapuskomlekad) Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., didampingi Wakapuskomlekad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos., M.Tr.(Han)., M.Kom., memberikan pengarahan kepada para Pejabat Kakomlek Kotama TNI AD via video conference di Command Center Puskomlekad Kelurahan Tomang Jakarta Barat, Senin (6/7/2026).

Kegiatan pengarahan juga diikuti oleh Irpuskomlekad Brigadir Jenderal TNI Indra Gumay Fitri, CGCAE., para Pamen Ahli dan Pejabat Utama Puskomlekad dan Dan/Ka satuan jajaran Puskomlekad membahas program prioritas pembangunan Komlek yang meliputi pengembangan teknologi, peningkatan kualitas SDM, integrasi sistem dan pembinaan aset organisasi.

Kapuskomlekad dalam arahannya menyampaikan bahwa pembangunan Komlek harus berlandaskan interconnectivity dan interoperability. Seluruh sistem komunikasi dan elektronika harus saling terhubung melalui inovasi dan kreativitas serta mampu beroperasi terpadu dengan seluruh komponen pertahanan sebagai fondasi utama pelaksanaan operasi multi domain.

Adapun konsep operasi Komlek TNI AD dibangun di atas empat pilar utama, yaitu jaringan, storage, Komunikasi dan Perang Elektronika (Pernika) sebagai dasar pembangunan sistem Komlek yang modern, terintegrasi dan mendukung komando serta pengendalian operasi.

Di bidang sumber daya manusia, Kapuskomlekad menekankan peran strategis Pusdikkomlek dalam mencetak personel unggul melalui kerja sama dengan industri pertahanan, perguruan tinggi, lembaga akademis dan lembaga penelitian guna mengembangkan kurikulum berbasis teknologi, riset bersama serta inovasi berkelanjutan. Ia juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus mampu "Turn Vision Into Reality" melalui kreativitas, inovasi dan solusi nyata di satuan.

Sebagai tindak lanjut Grand Design Puskomlekad, berbagai sistem akan diintegrasikan ke dalam satu ekosistem digital, meliputi Sistem Komando dan Pengendalian (Siskodal), Sistem Komunikasi dan Elektronika (Siskomlek), Sistem Perang Elektronika, Sistem Jaringan dan Sistem Elektronika.

Prioritas pengembangan teknologi meliputi pembangunan Mesh Radio, cloud/storage mandiri, integrasi protokol komunikasi TNI AD, pengembangan kemampuan Starlink Intercept serta pembangunan Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (ISR) System untuk memperkuat kemampuan deteksi, pemantauan dan pengambilan keputusan dalam operasi.

Kapuskomlekad juga menyinggung tentang pembinaan aset organisasi, termasuk rencana pemindahan Markas Puskomlekad, penataan aset tanah dan bangunan serta optimalisasi pengelolaan aset di wilayah Kodam guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas.

Mengakhiri arahannya, Kapuskomlekad mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, adaptif, kolaboratif, kreatif dan inovatif sehingga transformasi Komlek dapat terwujud secara nyata dalam mendukung modernisasi TNI Angkatan Darat.

"Transformasi Komunikasi dan Elektronika bukan sekadar membangun teknologi, tetapi membangun kemampuan tempur TNI AD yang terhubung, terintegrasi dan unggul dalam menghadapi dinamika ancaman masa depan,” tutupnya.

Kegiatan pengarahan diakhiri dengan sesi tanya jawab.