PUSKOMLEKAD GELAR PERINGATAN TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARRAM 1448 HIJRIAH 2026

PUSKOMLEKAD GELAR PERINGATAN TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARRAM 1448 HIJRIAH 2026

Jakarta - Pusat Komunikasi dan Elektronika Angkatan Darat menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tahun 2026 dengan menggandeng Pengasuh Majelis Ta'lim Nurhafa Husnul Khotimah Bandung Jawa Barat KH. Tengku Maulana, SM., dengan mengusung tema "Jadikan Semangat Muharram Untuk Perubahan Yang Lebih Baik Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat".

Acara yang diselenggarakan di aula Mapuskomlekad Kelurahan Tomang Jakarta Barat, Selasa (30/6) dihadiri oleh Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., Wakapuskomlekad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos., M.Tr.(Han)., M.Kom., bersama para Pejabat Utama Puskomlekad, para Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Puskomlekad dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan.

Kapuskomlekad dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam mengingatkan kita pada peristiwa besar Hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan menuju kehidupan yang lebih baik, lebih taat dan lebih dekat kepada Allah SWT.

Momentum ini menjadi sarana untuk bermuhasabah atau introspeksi diri untuk bertanya kepada diri sendiri tentang apakah sholat semakin baik, apakah akhlak semakin mulia dan sudahkah kita menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.

Untuk itu, Ia mengajak untuk menjadikan tahun baru ini sebagai momentum hijrah, hijrah dari malas menjadi rajin beribadah, hijrah dari perpecahan menuju persatuan, hijrah dari maksiat menuju ketaatan, dan hijrah dari pesimisme menuju optimisme dan kerja nyata.

Sedangkan KH. Tengku Maulana dalam ceramah dan tausiahnya menyampaikan tentang hikmah Tahun Baru Islam bagi seluruh umat Islam dengan melakukan muhasabah atas amal perbuatan selama satu tahun, memperbarui niat untuk lebih taat kepada Allah, meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW dan mempererat ukhuwah Islamiyah melalui kegiatan yang bermanfaat.

Allah SWT juga memerintahkan hambanya untuk memperhatikan perjalanan hidupnya dengan melakukan muhasabah diri sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. Al Hasyir ayat 18.

KH. Tengku Maulana juga menjelaskan bahwa manusia akan dikumpulkan di Padang Mahsar setelah dibangkitkan dari alam kubur. Setelah hari kiamat, seluruh manusia akan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk mempertanggung jawabkan amal perbuatan selama hidup di dunia terutama tentang empat perkara yaitu umur, ilmu, harta dan tubuhnya.

Umurnya, untuk apa ia habiskan. Ilmunya, bagaimana ia mengamalkannya. Hartanya, dari mana ia memperolehnya dan untuk apa ia membelanjakannya dan Tubuhnya (masa mudanya /kekuatannya) untuk apa ia gunakan.

Usai memberikan ceramah, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.