DELEGASI PUSKOMLEKAD GELAR KUNJUNGAN KERJA DI AJANG EUROSATORY 2026 PRANCIS

DELEGASI PUSKOMLEKAD GELAR KUNJUNGAN KERJA DI AJANG EUROSATORY 2026 PRANCIS

Jakarta - Delegasi Puskomlekad yang dipimpin oleh Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhi, M.H.I., didampingi Direktur Pembinaan Komunikasi (Dirbinkom) Puskomlekad Kolonel Cke Muhammad Nazar, S.T., M.Tr.Han., dan Kabag Perencanaan Komunikasi Sdirbinkom Puskomlekad Letnan Kolonel Cke Oki Indramulia menggelar kunjungan kerja ke ajang pameran pertahanan internasional Eurosatory 2026 di Prancis.

Ajang pameran yang berlangsung selama lima hari mulai 15–19 Juni 2026 ini di gelar di Paris-Nord Villepinte Exhibition Centre Paris, Prancis. Kedatangan Delegasi Puskomlekad disambut hangat oleh Atase Pertahanan (Athan) RI untuk Prancis Marsma TNI Hendra Gunawan yang didampingi oleh Atase Darat RI Kolonel Arm Aji Nugroho.

Menurut Kapuskomlekad, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan dan koordinasi antara perwakilan Pertahanan Indonesia di luar negeri dengan jajaran Puskomlekad dalam rangka memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan teknologi pertahanan global.

Kunjungan Delegasi Puskomlekad ke Eurosatory 2026 bertujuan untuk melaksanakan pengamatan, pengumpulan data serta penjajakan kerja sama terkait perkembangan teknologi komunikasi dan elektronika (Komlek), sistem komando dan kendali (Siskodal), serta kemampuan peperangan elektronika (Pernika/Electronic Warfare) yang saat ini menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam operasi militer modern.

Perkembangan terkini pada beberapa konflik di berbagai kawasan dunia menunjukkan bahwa dominasi informasi, kecepatan pengambilan keputusan dan kemampuan mengendalikan spektrum elektromagnetik menjadi elemen yang sangat menentukan dalam medan tempur masa kini.

Adapun beberapa hal yang menjadi fokus perhatian Kapuskomlekad bersama rombongan selama kunjungan, yakni meninjau berbagai teknologi mutakhir dan kekinian yang ditampilkan oleh industri pertahanan dunia, antara lain sistem Command and Control (C2), Battle Management System (BMS), C5ISR, jaringan komunikasi taktis berbasis internet protocol (IP), tactical data link, tactical cloud, sistem sensor terintegrasi, hingga teknologi Artificial Intelligence (AI/kecerdasan buatan) untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat, tepat dan real-time.

Selain itu, Delegasi Puskomlekad juga memberikan perhatian khusus pada berbagai solusi Electronic Warfare serta integrasi antara sensor dan penembak (sensor-to-shooter) dalam kerangka operasi multidomain.

Kapuskomlekad juga menyebutkan bahwa melalui kegiatan ini, Puskomlekad memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai arah perkembangan teknologi pertahanan dunia yang saat ini bergerak menuju konsep Network Centric Warfare (NCW), Multi-Domain Operations (MDO), dan Joint All Domain Command and Control (JADC2).

Ia juga berharap bahwa hasil kunjungan ini dapat menjadi bahan masukan dalam perumusan kebijakan dan pengembangan Sistem Komunikasi dan Elektronika TNI AD. Kunjungan ini juga sekaligus mencerminkan komitmen TNI AD untuk terus mengikuti perkembangan teknologi global dan membangun jejaring kerja sama internasional, serta mengadopsi berbagai inovasi yang relevan dalam mendukung kesiapan operasional dan transformasi digital TNI AD menuju kekuatan yang modern, profesional, unggul dan berdaya saing tinggi.